{Rinwontic} From Heart…

From Ri rin for Siwon

Siwon…anyyeong^^

Haaa…20 tahun berlalu..

Apa sekarang aku harus memanggilmu Mr.Choi

Heheh..

Apa kau hidup dengan baik?

Apa makan dan tidur yang cukup?

Siwon..

Bagaimanapun dan siapapun dirimu sekarang kuharap kau tetap menjadi Siwon yang kukenal…

Yang baik

Yang ramah

Menjadi pohon peneduh..

Tetap hangat bagai mentari^^

Bagaimana dengan keluarga kecilmu?

Bahagia bukan^^

Menjadi suami yang bertanggung jawab dan disayangi oleh keluarganya

Hei Mr.ABS..hahahah

Rasanya aku membayangkan dirimu dengan perut buncit yang duduk dibelakang meja sebagai chairman ^^

Apa masih suka manja tiba-tiba ingin dipeluk atau dicium?

Berat rasanya kalau melihat Siwon sekarang masih seperti itu..tapi lucu juga^^

Na..Park Ri rin..semoga nama ini tidak perna kau lupa..

Kita tidak tahu apa yang terjadi 20 tahun sebelumnya menuju 20 tahun sekarang..

Tapi…

Semoga Siwon menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kehari. Bijak dan dewasa dalam bersikap dan berkata^^

Salam hangat untuk keluarga kecilmu dan wanita yang mendampingmu…

~Park Ri rin~

~

From Siwon for Ri rin

Baby …

Hee apa aku masih layak memanggilmu begitu?

20 tahun sudah..

Apa kegiatanmu sekarang?

Sibuk dengan malaikat-malaikat kecilmu yang mulai beranjak remaja atau dewasa?

Atau sibuk mondar-mandir berkeliling dunia..

Jangan terlalu lelah..hahaha apalagi sekarang sudah tidak muda^^

Kuharap senyum manismu selalu merekah dan tidak perna pudar..

Kau tahu senyummu adalah semangat buat orang yang melihatnya^^

Ri rin..

Apakah Mr.Choi ini pendampingmu sekarang?*YA*

Aku harap itu jawabnya..

Jangan perna lupa dengan apa yang perna kita alami semoga 20 tahun sebelum 20 tahun sekarang. Semoga kita melewatinya dengan baik..^^

Masih menangis diam-diam?

Berusaha kuat menanggung beban sendiri?

Jangan ya….

Kau bilangkan, jika berbagi cerita setidaknya dengan yang lain bisa membuatmu lebih baik maka lakukanlah.

Sulit membayangkan 20 tahun sekarang apa kau masih suka berlari dan melompat seenakmu…

Sukar membayangkan Ri rin yang ceroboh yang setiap jalan sering tersandung atau kepalanya terantuk.

Kini menjadi ibu dari para malaikat manis dan istri dari pria beruntung yang mendapatkannya..

Tapi aku percaya babyku BISA

Karna dia orang yang selalu yakin dengan kemungkinan 1% diubah menjadi kesempatan 100% ^^

Jangan menangis dan terharu baca ini ya ^^

~Choi Siwon~

~~~

Ri rin dan Siwon menggulung surat masing-masing dan memasukkannya kedalam botol kecil. Mereka saling berbalik dan melihat.
“Jadi 20 tahun lagi ini baru boleh dilihat! Arasoe?!” Ririn berbicara pada Siwon dengan sedikit penekanan. Siwon tertawa kecil.
“Hee….kekanak-kanakan sekali sih,” remeh Siwon

“Sudah tahu kekanakan kenapa punya ide seperti ini?” hardik Ri rin

“Bukan ininya, tapi gaya bicaramu itu loh baby..” masih dengan gaya sedikit mencibir Siwon menggoda kekasihnya. Langsung saja Ri rin menjitak Siwon.

“YA! Sejak kapan kau jadi begini?” kaget Siwon

“Sejak kau tidak perna mau mengabulkan permintaanku!” serang Ri rin lagi

“Moe?” Siwon terlihat bingung

“A-B-S mu itu MR.CHOI,” cibir Ri rin. Mati kutu Siwon.

“Aishh…”umpat pelan Siwon

“Kazha..” tarik Siwon.
“Jadi sekarang botol–botol ini kita taruh dimana?” tanya polos Ri rin mengikuti langkah besar Siwon yang mengandengnya.

“Ikut aku saja.” Mereka berjalan keluar dari Apartement Ri rin dan masuk kedalam mobil Siwon.

Siwon menstarter mobilnya dan mulai melaju dengan santai.

~~~

Merangkai janji itu memang mudah

Tapi pernakah kau berfikir bagaimana Merealisasikannya dengan tak tertunda?

Jangan berjanji dengan bibirmu

Tapi berjanjilah pada hatimu

Dan berjanjilah pada pemilik lidahmu

Karna dia yang tahu jalannya..

~~~

3 Hari sebelumnya…

Ri rin POV

Aku selalu suka saat musim salju..karna saat salju turun permuka dunia tempatku berpijak kini menjadi sama seperti terikat menjadi satu dengan pita putih yang merekatkannya.

“Sudah lama baby,” tiba-tiba suara khas yang tidak asing terdengar dibelakang tengkukku, aku memutar kepalaku, wajah itu tepat dihadapanku. Kami saling tersenyum

“Anni..” jawabku pelan.

Hari ini dia terlihat lebih fresh.. tidak ada wajah lelah atau mengantuk

“Tidur cukup hubby?” tanyaku disela-sela dia melihat-lihat menu.
“lumayan.” Jawabnya singkat

“Mau kemana kita baby?” tanyanya

“Hari ini adalah hari untukmu.” Tambahnya lagi dengan mengedipkan sebelah matanya

“issh..dasar.” jawabku sambil melempar kertas kecil yang telah kugulung ke wajahnya..dia hanya terkekeh.

“Kalu begitu disini saja.” Jawabku singkat dengan tersenyum.
“Baiklah.” Jawabnya lagi dengan singkat yang sekarang meletakkan tangannya diatas meja untuk menopang wajahnya. Kami seperti dua orang idot yang saling menatap dan tersenyum tidak jelas. Lol

Hingga menu pesanan kami sampai, kami tersadar setelah pelayan itu berdehem kecil (>//<).

“Bagaimana dengan rencana liburan ke Jakarta?” tanyanya.

“Mungkin bulan depan hubby,” jawabku, kulihat Siwon menikmati sekali santap siangnya.

“Baby kau suka sekali ya memandangiku diam-diam.” Percaya dirinya

“He..kalau iya kenapa,” tantangku.

“Aku tahu baby, memang aku ini selalu menarik perhatian, wajahku ini memang pemandangan yang indah..” aigoooo bocah ini…batinku

“Omo, hubby kau benar, wajahmu ini memang pemandangan yang indah,” kataku lagi sambil mencoletkan saos tomat di pipinya XDXD

“Aigoo Park Ri rin,” sekarang dia membalasnya. Menyenangkan disuasana yang dingin setidaknya tertawa membuat kami hangat^^.

~~~

Siwon POV

Hari ini aku melihatnya begitu senang apa salah satu faktor salju juga? Entahlah tapi aku senang bisa bersamanya hari ini. Ya kesibukanku belakang ini benar-benar sulit untuk ditolerir -___-“..untung saja dia mau mengerti.

Kami benar-benar hanya menghabiskan waktu yang sudah terlewat 2 jam ini didalam restoran, sambil memandang keluar, saling bertukar cerita tentang kegiatan masing-masing.

Membuatku berpikir..Apa selamanya senyumnya dapat kulihat? Apa aku bisa memiliki dia seutuhnya?

“Baby, apa cita-citamu yang belum kau capai?” tanyaku sedikit serius

“Banyak, “ jawabnya singkat

“Aku belum jalan-jalan ke Afrika, belum  menyelesaikan buku baruku, aku belum beli rumah , belum apa lagi ya..” jawabnya sambil sedikit berpikir membuatku tersenyum kecil

“Yang pasti aku belum menjadi istri dan memiliki anak,” jawabnya yakin membuatku sedikit tersentak.

“Dari semua itu apa yang paling kau inginkan?” tanyaku

“Semuanya, tapi aku ingin menjadi istri yang baik dan ibu yang baik untuk anak-anakku nantinya,” dengan yakin sekali dia menjawabnya

“Kau pasti bisa baby,” aku tersenyum tulus dan begitu juga dia.Babyku kini sudah semakin dewasa..

“Tapi sebelumnya rubah dulu kebiasaan lupa, kesandung, dan terantukmu itu,” kataku sambil mengacak rambutnya.

“hemm…tuhkan akhirannya ini nih suka ga enak …” sambil mengembungkan wajah ovalnya membuatku tergelak XD

“Lalu bagaimana dengamu hubby?” tanyanya kepadaku

“Ingin menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab dari istiri yang baik yang melahirkan anak-anakku,” jawabku, dia hanya menganggukkan kepalanya.

“Eh kira-kira kita nanti bagaimana ya?” kataku sedikit menarawang

“Kita? Biarkan saja itu menjadi misteri..kita nikmati dan jalani saja yang sekarang dengan sebaik-baiknya,” dia berbicara membuatku berpikir.

“baby, kamis ada waktu?” tanyaku..

“3 hari lagi ya? Sepertinya tidak ada. Wae?”

“Kita jalan-jalan ok, nanti aku jemput di apartementmu.”

~~~

Siwon terus menjalankan mobilnya..

“Hubby kita sebenarnya mau kemana?” tanya Ri rin

“ Nanti liat saja?”

“Fuffuufuf..” Siwon melirik Ri rin dari sudut matanya.

Akhirnya mobil Siwon berhenti disebuah bangunan..

“Aigoo hubby ini bukannya sekolahmu? Jangan bilang kau mau mengajakku mengubur ini dibelakang gedung sekolahmu..isss kebanyakan nonton drama benar deh -_-“ siwon hanya tersenyum dan menuntun  Ri rin melalui jalan yang sedikit licin.

“Hubby kau benar-benar ya kebanyakan bergaul dengan ahjumma di lokasi syuting,” ledek Ri rin yang terus berceloteh.

Mereka sudah sampai di taman belakang sekolah.

Ternyata sudah ada orang yang menunggu mereka.

“Ini paman Hwang, dia tinggal di dekat sini dan dia yang akan menyimpan botol-botol tadi,” jelas Siwon sambil memperkenalkan mereka berdua..

“Sebentar deh hubby, kalau Paman Hwang yang menyimpan, terus kita atau kamu atau aku ingin mengambilnya, bagaimana?” tanya bingung Ri rin.
“Nanti setelah semuanya beres saya akan memeberitahu kalian ini disimpan dimana,” Paman Hwang menjawab kebingungan Ri rin. Ri Rin menatap Siwon seolah-olah berkata “kalau tahu begini ngapai repot-repot pergi berdua, sendirikan bisa!” Siwon hanya mengangkat alisnya dan tersenyum puas. Mereka tidak lama disana.

~~~

Hati..

Tanya hatimu..

Itu yang dikatakan orang-orang

Setiap kali kau merasa ragu atau bimbang

Bercerita pada-Nya

Maka kau akan tahu Hati tak akan berbohong

Dikala sang pemilik hati telah mengikat janji dengan hatimu..

 

Ri rin POV

“Hubby..”

“Kalau tiba-tiba paman Hwang ‘pergi’ duluan bagaimana? Kenapa sih ngerepoti orang, tanggungkan tadi?” aku bertanya bodoh

“Ya kan nanti kalau sudah disimpan sama dia ditempat yang sudah aman, dia langsung menghubungiku baby,” aku cuman diam saja. Kalau diingat-ingat kok lucu juga ya kami buat surat-surat begitu.

“kenapa tertawa? “ tanyanya masih konsentrasi menyetir mobil. Sekarang kami dalam perjalanan pulang.

“Lucu saja, ingat apa yang kutulis tadi,” kataku sambil tertawa kecil

“Memangnya kau tulis apa baby?” tanyanya

“Ya tunggu 20 tahun lagi baru kau tahu..” kataku sambil melet kepadanya =p

“Dihh kelamaanlah..” protesnya

“Tadi yang mintanya 20 tahun lagi siapa -__-“?” balikku bertanya, dia cuman nyengir
“Ya..dasar” sambil mencolek hidungku dia berkata

Aku kembali melihat keluar jendela…

“Hubby..kita tidak tahu umur kita sampai kapan, apa kita masih sempat untuk saling membaca surat yang kita berikan masing-masing atau tidak.. Satu yang kutahu..aku hanya ingin kita jalani saja waktu yang ada, saling mengisi satu sama lain..” kataku masih melihat keluar..

Kurasakan ada tangan yang menggenggam tanganku, aku pun menoleh dan tersneyum melihatnya.

Aku dan Siwon  mungkin 2 orang buta yang sedang mencari jalan, meraba dan merasakan dengan indra kami yang lainnya. Mungkin kami naif. Tapi setidaknya kami tahu tidak ada kata yang tidak mungkin selama kami bisa memperjuangkannya dan meraihnya

Bukankah setiap niat yang baik selalu ada jalan untuk mendapatkannya?

~~~

Siwon POV

Aku mendengarnya yang berceloteh..

“Kau benar baby, jalani saja dulu apa yang ada sekarang, tapi jangan mengacuhkan tantangan didepan.” Kataku sambil mengnggam tanganya dengan tangan kiriku masih memegang kemudi.

“Satu harapanku , aku ingin tangan yang kugengam ini, dialah yang menemaniku nantinya, menatap wajahnya saat aku terbangun dan tertidur. Menjadi tua bersama. Melihat para malaikat kecil kami tumbuh dewasa.” Aku mempererat gengaman tanganku dan menatapnya.

Kami memang tidak tahu sampai kapan benang merah pengikat ini akan tetap terpasang, tapi setidaknya aku tahu sekarang dialah juga salah satu tujuan hidupku

~~~

Satu yang kekal

Hanya sang peniup ruh dan pemilik raga

Tapi tidak salah kita menata masa depan

Berencana menjadi mahluk yang lebih baik..

FIN 

 

 

 

 

 

 

 

3 thoughts on “{Rinwontic} From Heart…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s