ABCD…RinWon (U to the Z)

DON’T LIKE?
DON’T SEE, READ OR OPEN^^
IF U WANNA REPOST
DONT FORGET FOR THE CREDIT!
NO BASHING, LET’S SHARING N RESPECT EACH OTHER ^^
KHAMSA ^^
HAPPY READING LOPHLY ^^

Title : ABCD…Rinwon

Rate :Bismillah T aja tapi ini PG 15/17 ehmm sedikit ada dialog-dialog ‘nakal’/plaked/

Pair : berhubung Siwon ogah maen FF sama yang laen, just like JUDUL RinWon /throwkonfetibuatiLophlydankemudianbuangsiputkelaut/

Genre : This is AU, jadi ini bukan RINWONTIC SERIES! /winkeu/ , Romance abal, Humor garing.

Warning : OOCness, Gajenes, TYPOness

lets start lophs :*

U to ….ZUnbeliveable

                 Ri rin tak perna menyangka kalau dia akan jatuh cinta pada seorang cassanova. Memang benar cinta tak memilik mata, tapi cinta memiliki perasaan? Setidaknya Ri rin sudah berusaha ‘merasionalkan’ dirinya agar tetap berada di jalur yang ‘benar’, benar untuknya. Hidupnya selama ini teratur. ‘Selama’ dia belum bertemu Choi Siwon. Pameran, Melukis, berkumpul bersama keluarga saat akhir pekan, mencari inspirasi, berdiskusi dengan rekan sesama seniman, liburan bersama sahabat dan berharap jatuh cinta pada orang yang tepat….. Teratur bukan?

                Berbeda 180 derajat atau mungkin 360 derajat saat sosok Cassnova mulai memasuki kehidupannya. Sapaan di pagi hari di depan pintu studiomu, ‘teror’ kecil lewat sms manis yang takarannya sudah melebihi dosis atau aturan makan obat sesuai anjuran dokter, ‘taksi’ dadakan yang tiba-tiba datang, bunga, tiket nonton atau konser, e-mail, akhir pekan santai menjadi ‘olah vocal dan otak’ setiap ada paksaan untuk sekedar makan siang berdua atau bertamu? Masih banyak lainnya.

                Semuanya yang awalnya teratur menjadi abstrak, ck! Selalu ada saja ‘jalan’ untuk ‘niat’ Choi Siwon bisa terlaksana. Hingga Ri rin terkadang bertanya, apa dia kurang beribadah dan berdoa dengan Tuhan ya? Sampai-sampai di harus menggalami nasib buruk bertemu Siwon. Ma ma ma Park Ri rin-ssi jangan perna lupa dengan kata ini ‘Tuhan tahu namun Tuhan menunggu’ dan Tuhan tak perna tidur ‘kan?

                Semakin kuat kau menolak, semakin keras kau mengabaikan maka akan semakin besar ‘hasilnya’. Hmmm, Jadi nikmati saja. Seperti tongkat ibu Peri berputar, kau menerima dengan ikhlas maka kau akan mendapat hadiah. Rencana Tuhan itu pasti yang paling indah. Walau dengan cara yang ‘unik’.

                Ri rin tersenyum membayangkannya. Ya, dia menerimanya bukan menyerah. Dia belajar menikmatinya. Ternyata itu tidak buruk. Berselaras dengan takdir Tuhan itu jalan terbaik bukan.

                Dari Siwon dia belajar apa itu namanya ‘berjuang’, ‘pembuktian’, ‘jujur’. Karena untuk mengenalnya, Siwon menanggalkan ‘atribut’nya. Dia ingin Ri rin tahu dia jujur. Jujur, kalau dia benar-benar menyukainya, Dia ingin Ri rin melihat dia tulus. Tulus, kalau dia akan menjaganya dan berkomitmen dengan dirinya sendiri untuk menjadi lebih baik. Dia berjuang dengan caranya bukan untuk menunjukkan ‘ego’ playboynya kalau dia bisa menakluk Ri rin, karena dia tahu pada akhirnya Ri rinlah yang telah berhasil menaklukkannya, tanpa atau dengan Ri rin sendiri sadari.

                Begitu juga Ri rin, Ri rin sadar kalau dia tanpa Siwon tahu pun,dia telah memberikan apa yang Siwon inginkan sejak lama.

Yeah, So Unbelieveable…Choi Siwon berhasil membuat hidup ‘teraturnya’ menjadi lukisan abstrak namun cantik dan sarat makna. Siwon berhasil ‘menawannya’. Hei,  dia tidak keliru jatuh cinta pada orang yang salah ‘kan?

Variance

                Menurut makna majemuk yang banyak diketahui orang, Varian berarti ragam, tapi siapa lupa kalau varian juga bermakna jelas suatu ragam DARI perubahan acak?  Bukan, kita bukan sedang belajar matematika atau biologi dan sebagainya. Saat ini kita akan memantau sepasang ‘spesies’  yang sama namun berbeda gender. Entah, otak dan prilaku dua orang ini berasal dari Varian mana. Sebentar bisa akur, sebentar kemudian damai sejahtera, satu langkah lagi saja bisa hening. Heterogen sekali mereka berdua -_________-. Bisa memancing decak kagum dan pandang iri setiap orang yang melihat kalau mereka dalam mode ‘Love Bird’ atau Rasa ingin melaporkan ke dewan keamanan rukun tetangga kalau mereka dalam mode ‘cat-dog’. Choi Siwon- ssi dan Park Ri rin-ssi entah anak-anak  ‘varian’ jenis apa yang akan kalian hasilkan kalau nanti bersatu….

Would u…

                “Kau..,” Siwon menggantung ucapannya, Ririn bergeming tetap matanya pada novel yang dibacanya. “Hmm..” hanya itu respon yang ia berikan. “Baby, Kau tahu, ehm teman  sekolahku waktu SMA Jung Hanbyul namanya..” belum selesai kalimat Siwon, “Ehe,” masih dengan respon minimnya Ri rin menyahuti sebagai tanda ia masih menyimak perkataan kekasihnya. “Maksudku temanku yang bernama Hanbyul itu sekarang sudah memiliki keluarga kecil. Dulu, seingatku saat kami bersekolah aku dan dia serta dua teman laki-lakiku yang lain selalu meledek, Kalau ia yang terakhir dari kami berempat akan mengakhiri masa lajangnya…” berhenti sejenak Siwon bercerita dan Ri rin masih setia dengan aktifitasnya. Oh, seandainya Ririn dapat melihat ekspresi Siwon sekarang pastilah Ri rin akan segera meninggalkan bacaannya sekarang dan terpingkal. Ya.. cukup bayangkan saja, Siwon dengan bibir mengerucut dan raut wajah tak sedap dipandang sedang menatap kekasih oh tersayang nan tercinta lebih tertarik dengan buku yang entah apalah dipikiran Siwon. Choi Siwon-ssi yang terhormat seharusnya kau tidak perna lupa kalau kekasihmu itu walau badai menggoncangpun tak ‘kan sadar jika ia sedang berada di ‘dunia’nya sendiri. Ri rin dan buku atau Ri rin dan komik atau Ri rin dan bacaan lainnya bak perangko dan amplop surat yang lain bagaikan ngontrak di dunia (?)… Syukur kata ia masih menanggapimu dengan “Hmm,” “Ehe,” poor you Choi Siwon yang tampan..ma ma ma..ckckck.

                “Baby, kau tahukan kalau aku sedang mengajak bicara, kau seharusnya menatap balik lawan bicaramu.” Bisik Siwon  dengan datar ditelinga kekasihnya. “Kau sedang bercerita sayang..” masih dengan aktifitasnya Ri rin menjawab, “dan aku mendengarkanmu,”diteruskannya. Park Ri rin-ssi, kau memang jago mengaduk-aduk emosi Hubbymu….

                 “Dan aku butuh kau untuk menatapku,” Siwon menarik novel yang dibaca Ri rin dan dengan cepat menyimpannya dibalik punggungnya. Ri rin terkesima hingga kalah cepat untuk menarik novelnya. Ri rin mendengus dan menatap tajam Siwon, “ Temanmu yang bernama Hanbyul sudah menikah dan punya anak kemudian jadilah keluarga kecil. Dia orang terakhir yang kalian kira akan menikah. Tapi ternyata dia entah yang pertama atau bukan yang jelas dia telah menikah dan punya anak. Mungkin terlebih dahulu dari kalian.”  Masih Ri rin menatap Siwon, “Aku menyimak sangat baik ‘kan, Hubby.” Ri rin menekan kata terakhir dikalimatnya. Siwon bibirnya terkatup, tak berani menyela.

                “Hanbyul menikah dan punya keluarga kecil. Itu sangat bagus bukan? Lalu masalahnya dimana Hubbyku sa-yang.” Dengan senyum terlampau manis namun berjuta makna Ri rin mengakhiri kalimatnya, sambil menatap Hubby tersayangnya dan menempatkan tangan lentiknya untuk mengelus pipi kiri kekasihnya. Siwon hanya dapat untuk menelan ludah sesaat. Diambilnya tangan Ri rin lalu dikecupnya sebentar dan digenggamnya.

                “Hmm..memang tidak ada masalah,” Siwon berhenti sejenak. “ Tapi aku belum selesai ceritanya, Baby.” Ririn memutar matanya ah..penyakit manjanya sepertinya kambuh. Ya, begitulah kira-kira yang ada dipikiran Ririn. “Lalu?” ujar Ririn. “ Kemarin aku juga bertemu Eddie dan Minwoo, Eddie memberikan undangan pernikahannya dan Minwoo ternyata dia telah memiliki seorang putra bersama kekasihnya. Ia akan segera meresmikan hubungan mereka.” Siwon menyelesaikan kalimatnya dan menarik nafas. Alis Ri rin berkerut masih menanti apa ada kelanjutnya. Hening sejenak.

                “Ahh arasoe,” Ri rin akhirnya memutuskan untuk menghentikan keheningan diantar mereka. Dengan senyum yang hangat Ri rin semakin menisbikan jarak antar mereka. “ Jadi, Hubby yang terakhir ternyata,” sambil menahan tawa sebenarnya dan mengereling nakal. Siwon masih diam.”Menjadi terakhir rasanya tidak buruk Hubby, Aku rasa.”, lanjut Ri rin “ Lagian, usiamu belum kepala 3 kok sebelum 5 bulan lagi.” Tersenyum lebar mengatakannya. Ri rin seandainya kau tahu bagaimana perasaan seorang Choi Siwon sekarang….

                ”Park Ri rin-ssi , aku akan mengatakannya dan kau harus mendengarkannya baik-baik,” ucap Siwon cukup serius dan Ri rin mengalungkan tangannya dileher sang kekasih. “Ya, katakan saja.”, dengan ekspresi menggoda Ri rin menimpali.

                “Aku serius sayang,” Sedikit mengeram Siwon menanggapi kelakuan ‘Baby’nya yang suka sekali menjahilinya ini. “ Aku juga Lovely-ku.” Ri rin menjawab dan memajukan wajahnya untuk mendekat dengan wajah Siwon, kemudian dia mengesekan hidung mereka berdua tak lupa mengedipkan matanya. Ah Siwon berdesir dibuatnya.

                Untuk sesaat Siwon menahan nafasnya dan berusaha mengatur irama jantungnya. Oh damn, Siwon mengumpat dalam Hati, Ri rin memang pandai membuat jantungnya berolahraga di detik-detik seperti ini.

                “Park Ri rin-ssi, Would you..” Siwon belum menyelesaikan kalimatnya, berusaha memfokuskan pikirannnya. “Eem..” Ri rin menjawab dengan satu tanganya sekarang dipundak Siwon, dirinya yang berada dalam pangkuan Siwon dan satu tangannya mengelus pipi Hubbynya  dan tak lupa matanya yang menatap intens Siwon. Ri rin menanti kelanjutanya. Siwon berusaha mengumpulkan ‘kepingan’. Ri rin benar-benar membuatnya berusaha keras. Fuiihh.  “Marry me..please,” blush wajah tampannya seketika menjadi buah cerry. Pftt.. akhirnya tawa yang ditahan sedari tadi oleh Ri rin pun terlepas begitu saja. Duduk seperti posisinya semula dan menahan perutnya yang sakit karena tertawa. “Hahaha, Hubby , Mukamu desperate sekali sih! Hahahahah.”

                Siwonssi, Perjuanganmu masih panjang MASi…XD

X-oXo

Hal yang menyenangkan saat kau lelah atau dalam situasi yang tidak mengenakan adalah sebuah dukungan atau hiburan. Pelukan hangat atau kecupan mesra mungkin bisa membangkitkan semangat.

From : My Kitty

                Makan siang bersama  Mom sangat menyenangkan, Hubby

                Miss u darl :*

                Semangat :*

                Xoxo

                Ya, walau tidak secara langsung dan mereka tidak sedang di Kota yang sama. Setidaknya Siwon mendapatkan apa yang dia inginkan dan tanpa harus dia yang memintanya terlebih dahulu. Calon Mrs.Choi itu benar-benar sudah ‘menyatu’ dengannya. Siwon mengulum senyum yang terlalu lebar untuk tidak bisa tidak terlihat oleh orang lain yang melihat perubahan wajahnya dari ‘gelap’ menjadi ‘cerah’. 🙂

Yesseu

Jika satu jalan tertutup, maka cobalah untuk menemukan jalan yang lainnya

Karena Tuhan mengajarkan mahluknya untuk tidak mudah menyerah.

                Penghujung November udara semakin dingin dan cuaca pun mulai tak bersahabat. Ri rin merapatkan coatnya. Sepertinya dia harus segera menyelesaikan beberapa lukisannya lebih cepat sebelum akhir Desember. Dia mulai menghitung-hitung apa saja yang perlu dia tambahkan apa saja yang mesti dia kurangi. Agar waktunya lebih efisien ini. Dia ingin awal tahun bisa berlibur. Ri rin terus berjalan menuju studionya. Sambil mengeratkan coatnya dan sesekali menggosokan-gosokan tangannya. Tidak tahu dengan apa yang akan terjadi dengan beberapa menit lagi….

Satu jam kemudian….

                Ri rin mengerjap-ngerjapkan matanya. Perlahan terbuka, berusaha menerima intensitas cahaya yang tertangkap oleh matanya. Setelah cukup sadar Ri rin menatap sekelilingnya. Kenapa dia disini pikirnya? Ri rin berusaha mengingat apa saja yang telah terjadi padanya. Rasanya berapa saat lalu dia sedang berjalan menuju studionya, dia masuk ke dalamnya dan tiba-tiba semuanya jadi gelap.

                Ri rin mendesah dan menahan geram. Apa-apaan ini? Permainan konyol apalagi! batinnya sudah ingin segera marah. Kalau dia tidak salah ini ruang pengadilan. Tapi ini kenapa dia berada dikursi terdakwa dengan diapit kanan kiri oleh sahabatnya. Dia kesal dan akan segera beranjak namun ditahan. Disisi kiri ada kursi para Juri dan ada beberapa orang yang sangat dia kenal disana, Ayah, Ibu, Sepupu yang menyebalkan, Eddie dan pasangannya. Sisi kanannya ada anggota Jaksa yang dia tahu sekali itu juga rekan kerja Siwon, Lee dan Woobin. Didepannya ada seorang yang bisa kita sebut saja Hakim. What the??!

                “Walau disini ada kedua orang tua yang amat sangat aku sayangi dan aku hormati.” Ri rin membuka suara dan menekan setiap kata-katanya. “Tetap saja aku tidak akan menerima hal yang konyol.” Desisnya datar.

                “Park Ri rin-ssi, anda tidak diberikan hak untuk merasa keberatan.” Ujar ‘Hakim’pengadilan. Ri rin mendelik tajam kepada kedua sahabatnya. Isss mereka apa-apaan sih, batinnya. “ Oh, Yang Mulia Hakim terhormat terus terang aku tidak mendaftar untuk jadi aktris. Jadi, sebaiknya drama entah apa ini kita anggap tidak perna terjadi oke?” Ri rin berusaha memanis-maniskan kata-kata dan mimik wajahnya. Membuat yang berada di ‘pengadilan’ berusaha menahan senyum geli mereka.

                “Park Ri rin-ssi, saya ingatkan sekali lagi, anda tidak memiliki hak untuk mengajukan keberatan.” Sang Mulia Hakim kembali berbicara dan akhirnya Ri rin menekuk wajahnya.

                “Anda dibawa kemari tanpa perlu surat resmi dari instansi hukum manapun, jadi anda tidak berhak memiliki pengacara untuk mendampingi anda. Segala kesalahan yang mutlak dilimpahkan kepada anda itu adalah benar dan anda wajib mengakuinya dengan sejujurnya dan sejelasnya.” Ri rin memutar bola matanya.

                “Bahkan para Juri pun setuju untuk mengatakan anda 100% BERSALAH,” Ri rin menatap malas namun dongkol kepada orang-orang berperan sebagai Juri.

                “Jaksa penuntut umum pun menuntut hukuman seumur hidup tanpa keringanan apapun.” Ri rin makin dalam menekuk wajahnya.

                “Jadi, saya harap anda dapat bekerjasama dengan baik dan sejujurnya. Baiklah persidangan ini akan segera saya mulai. Korban harap segera masuk.” Mata Ri rin sekarang melotot menatap tajam Pria yang masuk dan duduk disebelah si ‘Jaksa’, Pria yang tak lain tak bukan berstatus kekasihnya sampai beberapa menit ini dan akan segera menjadi –mantan- !!!

                “Park Ri rin-Ssi apa benar anda tunangan dari Mr. Choi Siwon?” Tanya Hakim

“Kalau aku masih ingat dan berniat masih menjadi tunangannya, Kira-kira menurut Yang Mulia apa?” Sambil menatap sebal Siwon dia menjawab.

“Anda hanya boleh menjawab iya atau tidak saja Ms.Park.” Yang Mulia Hakim Mengulangi.

Bibir Ri rin mengerucut ,”Iya.” Jawabnya datar.

“Apa anda mencintainya?” Tanya Hakim kembali.

“Tidak.” Jawab Ri rin malas, membuat Siwon sedikit shock.

“Ms.Park, anda tahu semakin anda menyangkal hukuman anda akan benar-benar tak terampuni?” Hakim mengingatkan.

                “Yang Mulia Hakim, begini saja anggap saja setiap pertanyaan Anda jawaban saya IYA, jadi anda tak perlu mengancam saya dan saya bisa segera pulang. Ok saya anggap kita setuju.” Ri rin berkata malas.

                Ri rin hanya berpikir mau dia jawab tidak pun pasti disuruh iya. Mendengarkan perkataan Ri rin seluruh yang berada di dalam ruangan langsung saling lirik dan tersenyum penuh arti.

                “Baiklah, dengan ini saya putuskan Park Ri rin-ssi menerima keputusan menjadi Mrs. Choi. Sidang ini kita tutup dan selesai. Tok tok tok..”Hakim memukul palu. Semua bertepuk tangan kecuali Ri rin yang ‘Mong’ dan so lifeless.

                Siwon berjalan menuju Ri rin yang masih nyawanya melayang-layang. Menarik wajahnya dan mengecup bibirnya. Kedip, kedip, kedip…, Ri rin mengerjapkan mata menandakan dia baru kembali kejasadnya.

                “Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………..” dalam hitungan detik Ri rin menangis histeris. Membuat suasana suka cita, menjadi hening.

                “Ige mwoya..huhuhu..” kata Ri rin tergugu, serius deh itu bukan tangis bahagia sepertinya?

                “Hei, hei baby baby, are you ok dear?” Siwon menangkup wajah nelangsang yang tidak bisa dikatakan baik-baik saja itu. Terbersit rasa bersalah yang menelusup kedalam hatinya. Kedua orang tuanya pun dan yang lain kini sudah berkeliling mengitari pasangan itu.

                “Hiks…kalian semua jahat..” disela tangisnya Ri rin berkata pelan sambil menyingkirkan tangan Siwon dari wajahnya. Suasana kembali menjadi hening, mereka lagi-lagi saling melirik satu sama lain. Saling menyalahkan satu sama lain lewat pandangan mata.

                “Hiks kalian jahat, kenapa seperti ini? Keterlaluan!” tangis Ri rin makin miris.

“Baby, please…please, “ Siwon memohon, berusaha menenangkan sosok yang paling tidak ingin dibuatnya sakit.

“Kenapa harus aku?” Ujar Ri rin mengangkat wajahnya dan menatap wajah-wajah disekitarnya dengan air mata yang tak berhenti mengalir membasahi wajahnya.

Mereka meneguk ludah menahan nafas. “ Dia penjahatnya, tapi kenapa aku yang diadili hiks, dia orang yang sudah mencuri hatiku dan tidak mengembalikannya!Kenapa bukan dia yang diadili?!!” Ujar Ri rin lantang sambil menunjuk Siwon. Senyap lagi!

Siwon bengong, yang lain akhirnya tersadar dan gemuruh tawa pun memenuhi ruangan itu. Tak terkecuali Ri rin yang sekarang menghapus air mata dan tersenyum mengejek pada Siwon.

“Kita tidak akan perna menang dengan Queen of Prankster,” Ujar Daddynya Ri rin yang saling beradu pandang dengan Mommynya. Makinlah semua tertawa dan Siwon pun sadar kalau dia pun telah dikerjai balik. Ck!

                “Baby.” Panggil Siwon dengan aura cukup serius. Membuat Suasana kembali tenang.

“Park Ri rin-ssi, be Mrs. Choi, please?” dengan senyum manis, Siwon mengulang lamarannya.

“Bukannya aku tidak memiliki hak untuk menjawab TIDAK, Siwon-ssi. Bukankah begitu Yang Mulia?” pura-pura membutuhkan jawaban kepada pria yang berperan sebagai Hakim.

“Be a good husband and amazing father for our children,”   Ri rin menjawab secara resmi kali ini.

Mereka mengakhiri dengan pelukan hangat, tersematnya cincin dengan berlian 7 karat dan pangutan mesra.

Siwon ternyata benar-benar memegang kata-kata itu, Tuhan akan membantu orang-orang yang selalu berusaha dan tidak menyerah. Setidaknya dia telah membuktikan sendiri.

Zone

                Angin sepoi, Mentari hangat, Iringan musik, lantai dansa, tawa bahagia. Boomie, Musim semi menjadi waktu bersatunya dua anak Adam-Hawa ini menjadi pasangan resmi mengikat janji setia untuk tua bersama, susah senang menjadi satu, menangis tertawa bahagia, hingga hanya maut yang memisahkan mereka.

                Ri rin mengalungkan tangannya dileher Suaminya untuk memulai dansa pertama mereka dan kecupan-kecupan kecil bertubi pun tak hentinya mampir kebibirnya dari sang Suami. Mereka terlalu bahagia dan tak ingin menutupi kebahagia mereka. Yang melihatnya ikut berbahagia. Karena mereka tak ingin Zona indah yang mereka kecap itu hanya mereka yang mereka berdua saja yang menikmatinya.

~END~

Sankyu buat semuanya special bwt sider, buat yg komen di bbm di Wa dan paling OK yg di blog.

KETJUPS BASAH DAN PELOK KENCANG nyahahaha :***

semoga endingnya tidak mengecewakan.

itu scene pengadilan sumpah deh itu terngarang dan terngaco n terlebai wkwkwk.

saia paling suka scene W, would u, justru pertama yang saia ketik dari A-Z heheheh

fav kalian apa?

bowing

makasih sekali dan maaf :**ADIOS

Iklan

18 thoughts on “ABCD…RinWon (U to the Z)

  1. apa2an tuh pengadilan???? sumpah itu scene teraneh mput!!! hahahahaaaa tdnya gw pikir mimpi sampe gw ulang baca bagian itu, eh ternyata emg beneran scenenya. cieh lamarannnnnn nikaaahhhhh kisseu2 BERTUBI2 *untung bukan berTABI lol

    hhhh mumet pala abis ngurusin segala2 buat bsk. eh pas cek wa ternyata mput udh posting part 3nya. menghibur sekaliiiii…

    oiya my fav scene d part 2!!!! tp lupa letter yg mana. huahahaha pokoknya dtunggu sweet scene lainnya yah cintaaaaahhhhhhh *ciumsiwonkemudiankabur
    swiiiiiiiiinggggg…..

  2. Sah? sah? *lirikkirikanan

    oke SIP!!!

    SAH…..!!! *ketokPALU

    wkwkwkwkwkwkwkwk…

    jawab iya ato tdk sm aja,,akhirnya RI RIN pasrah…. » “Be a good husband and amazing
    father for our children,”

    itu kalimat yg —

    Arrrrrgh!! sial!!! kapan SAIA yg berada di POSISI itu????
    。・゚゚・(>д<;)・゚゚・。

    well..yea…usaha yg bagus siwon-ssi,bsa dikata acara lamaran ala lawyer itu termasuk LANGKA yah,pffftt….aneh,tp keren,boleh lah…seperti kata Ri RIN, dijawab TIDAK pun akhirnya hrs IYA,PEMAKSAAN woiii~

    hhmmmppft…kkkkk..

    aigooooo….» kecupan kecil bertabi-tabi…..*eh?! xDD

    scene HONEYMOONnya ditunggu,yah,yah…..TANGGUNG soalnya,MPUUUuuttt…. :3

    (人´∀`*)

    • Oma BERTUBI jan tabi2 ethhh busett ne duo nenek apa udh kena pelet si tabi kali ya. Selalu aja disebut2 dy, ck! Keselekan dia woi!

      Nah tuh sadar weird abisss hahahahahah
      Udh gtu pemaksaan bgd wkwkwkwkwkw

      Sumpah gw aja ngetik scene itu maju mundur wkwkwkwkw terkonyolneesssss hahhahahaha

      Gw sih ogah dilamar model bgtu, tp cicinnya bole deh *plaked

      Hahahha

      Iya gw jg mwww di posisi ituuuuu! #lah

      Oma sankyuu *toel kekekekek

      • berasa di Pengadilan CINTA…eaaaaaa….Hakimnya CUPID….awwwww…!

        cincin 7 karat??! owh..oke..itu gk boleh ditolak pastinya *matre mode ON*

        Hihihihihihihihihi….ahh..mupeng bneran ini

  3. omooooooo..
    scene pengadilan bikin degdegserr..
    hahahaa, siwon oke bgt..
    yg jadi favorit sy Absolutely sm yg Yesseu..
    yg Absolutely bkin ngakak…
    dtunggu tulisan2mu selanjutnya author-ssi..
    fightiiing..!!

    • WeeEwww mbanya kemana aja ne baru mondar mandir lg di blog sepi sunyi senyap ini?

      Hhahah kangenn ihhhh

      Ciee yg lagi curcol.. Cie BAYAR!!
      Dikira disini tempat konsul! (?)
      Noh klo mw konsul ke dosen! #lah

      Hahahahha

      Ketjupss2 basyaah bwt onnie tercintah yg masih sudi baca tulisan saia #seriusanterharu hiks

      Namanya jg PENGADILAN CINTA!!! Hhahaha

  4. good job onnie !!! *plak*
    ini ku komen di sini biar di bilang ok bnget -.- xD

    scene yg aku suka itu xoxo…
    sukaaaa aaaajaa 🙂

    yg scene pngdilan emng aneh -.- ku pikir siwon ririn nya sidang cerai /jedotinpala.

    xoxo ^^

    • -____- cubitt ga ga ga situ ga oke…

      Komen koq kentang (?)
      Muahahaha sankyu imel sayang lol

      Hahha pengadilan udah identik ye ama org kawin cere… Nah makanya ini dbuat pengadilan yg jd tempat ‘menyatu’kan lol hahhaha

  5. hahahahaha…aga aneh jg y cara ng’lamar siwon???kekekeke..tp ky’y itu perlu d’cnth dech soal’y cara ng’lamar ky gt kn langka..hahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s